Mengais Dalam Kubangan Lumpur

Mengais Dalam Lumpur

Bertahan hidup tak harus membuat halal setiap jengkal rezeki, tak harus memakai dasi, tak harus menggunakan mobil, tak harus mendapatkan lebih dari sesuap nasi, tak harus duduk diruang AC dan furniture, tak harus muda, tak harus sekolah, dan tak harus menghilangkan senyum.

Bertahan hidup adalah bagian dari cerita jutaan manusia yang terserak dikolong kemelaratan, kemiskinan structural, dan kematian yang tak pernah ditangisi. Mereka lebih mulia ketimbang koruptor dan pemakan uang rakyat walau hanya mengais dalam kubangan Lumpur, comberan, dan gulai sampah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s