|Pemprov NAD: Bagikan Sawit|

Harian Umum Kompas | Rabu, 14 Februari 2007

Banda Aceh, Kompas – Pemerintah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam akan membagikan lahan gratis kepada 25.000 keluarga miskin dan 15.000 anak yatim. Masing-masing keluarga miskin dan anak yatim mendapat lahan seluas empat hektar. Dengan demikian, luas lahan yang disiapkan mencapai 145.000 hektar.

“Tiap keluarga akan mendapat lahan empat hektar untuk kelapa sawit,” kata Gubenur NAD Irwandi Yusuf, Selasa (13/2), seusai pertemuan dengan Wakil Ketua Pengarah Yayasan Pembangunan Islam Malaysia (YPEIM) Mokhtar Abdul Razak.

Selain lahan, pemerintah juga akan memberikan modal awal bertanam sawit, biaya pengolahan dan perawatan kebun hingga masa produksi. Termasuk di dalamnya adalah dana untuk mendapatkan pengetahuan dan teknologi bertanam sawit.

Program untuk mengatasi kemiskinan di Aceh yang angkanya mencapai 40 persen ini oleh Irwandi dinamai Aceh Plantations Development Autority (APDA). Saat ini, Pemerintah Provinsi NAD tengah menyiapkan peraturan daerah atau kanun untuk mendukung program ini, termasuk mencarikan lahan yang sesuai. “Kami harapkan kanun ini cepat selesai sehingga bisa segera diwujudkan,” kata dia.

Dengan program ini, menurut Irwandi, ada 25.000 keluarga miskin dan 15.000 anak yatim yang akan mendapat kekayaan berupa tanah dan pekerjaan. “Setiap keluarga akan mendapat Rp 2,5 juta per bulan dari hasil perkebunan. Belum lagi upah kerja. Saya perkirakan paling sedikit satu keluarga akan mendapat Rp 5 juta per bulan,” katanya.(Aik)

Komentar ditutup.