|Kanada Eksplorasi Emas Takengon|

Harian Umum Serambi Indonesia | 27 Februari 2007

BANDA ACEH – Perusahaan East Asia Minerals Corporation, Vancouver, Kanada, Senin (26/2) menyatakan telah mendapatkan 75 persen saham dalam eksplorasi emas di Takengon, Aceh Tengah dengan luas area 19.000 hektar. Disebutkan, kandungan emas berada di bawah 400 sampai 800 meter dibawah bumi.

“Kami senang telah mendapatkan jaminan proyek emas yang merupakan target kami untuk mendapatkan kadar berkualitas tinggi dan proyek berkelanjutan. Tanah Takengon telah memberi kontribusi besar bagi asset perusahaan kami,” jelas Lyndon Bradish, Presiden dan CEO East Asia, seperti dirilis di situsnya, Senin.“Kami akan melakukan eksplorasi di Indonesia pada triwulan kedua 2007 ini dan akan berkoordinasi dengan proyek lainnya untuk mengantisipasi jaminan keamanan dalam beberapa pekan mendatang,” jelasnya. Disebutkan, perusahaan East Asia Minerals Corporation telah menandatangani nota kesepakatan (MoU/Memorandums of Understanding) dengan pemerintah Indonesia untuk menggali potensi emas dan granit.Dilaporkan, proyek berbiaya besar ini akan memulai mengidentifikasi jutaan ons di dekat sumber emas, tapi depositnya tidak disebutkan. Perusahaan ini juga bersedia bekerjasama dengan perusahaan lokal untuk mengekplorasi emas dan tembaga emas melalui kontrak kerja.Explorasi awal telah selesai dilakukan pada 1998 dan merencanakan untuk melakukan eksplorasi kembali untuk mendapatkan sampel dan pemetaan lokasi serta langsung memulai eksplorasi. Dia mengatakan isi kandungan emas, 2,58 persen diantaranya tembaga dan hampir menyerupai emas. East Asia Minerals merupakan perusahaan eksplorasi mineral Asia asal Kanada seperti emas, tembaga dan uranium serta menargetkan Asia.(muh/*)

Komentar ditutup.