Cerita Seonggok Batu


Kutelisik ceritamu dari balik mata
Mata tajam seorang pemburu
Aku melarut-kan pikiran dalam ceritamu
Tentang sesuatu yang tak kutahu
dan besok pasti begitu

Tetapi telisikku membentur jidad
Jidad keras kepala batu-Mu
dan besok, kau onggokan batu didepanku
Aku paham inilah cermin diri-Mu
Se-onggok batu.

Rumah hijau – Aceh, 22 January 2006
Pukul 14.58 wib

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s