Oleh Dewa Gumay
DINAMIKA issue lingkungan pada dekade ini, mengalami perkembangan sangat cepat, mulai dari issue degradasi lingkungan, konservasi, dan yang paling baru adalah skema tentang pembayaran terhadap jasa lingkungan atau dikenal dengan Payment for Environmental Services (PES).
Walaupun sebenarnya landasan teori tentang PES telah muncul puluhan tahun lalu dari seorang ekonom Britania Raya dan Profesor Ekonomi [...]
Arsip untuk ‘Dewa Gumay :::’ Kategori
Pembayaran Jasa Lingkungan
Diposkan dalam Dewa Gumay :::, Label PES pada November 12, 2009 | Leave a Comment »
Jangan Lupakan Keneubah Endatu
Diposkan dalam Dewa Gumay :::, Label Mukim Aceh pada November 12, 2009 | Leave a Comment »
Oleh Dewa Gumay
KENEUBAH Endatu atau pusaka leluhur mempunyai banyak ragam, pada bagian ini, saya akan mengulas dari tinjauan pengelolaan sumber daya hutan di Aceh. Jejak keneubah endatu dapat ditelusuri melalui berbagai sumber, baik melalui tulisan maupun tradisi yang masih digunakan dalam keseharian masyarakat Aceh yang berada disekitar hutan.
Ulasan ini saya mulai dari pandangan Snouck Hurgronje [...]
Dua Tahun Moratorium Logging
Diposkan dalam Dewa Gumay :::, Label Moratorium Logging Hutan Aceh pada Juni 10, 2009 | 1 Komentar »
Oleh Dewa Gumay
DUA tahun lalu, tepatnya 6 Juni 2007, Gubernur Pemerintah Aceh mengeluarkan gagasan dan strategi bagaimana menyelamatkan hutan Aceh yang tersisa. Gagasan ini kemudian menjadi kongkriet dengan keluarnya Instruksi Gubernur No. 5 tahun 2007 tentang jeda tebang untuk hutan alam, atau lebih popular dengan istilah moratorium logging.
Bersaksi Atas Nama Pinus
Diposkan dalam Dewa Gumay :::, Label kasus pembukaan cagar alam jantho Aceh pada Oktober 13, 2008 | 13 Komentar »
Oleh Dewa Gumay
MEMASUKI cagar alam jantho, sebuah papan nama bercat dasar hijau bertuliskan “Cagar Alam Pinus Jantho 16.600 ha”. Di bawahnya tumbuh alang-alang setinggi lutut. Tak jauh dari papan nama tersebut, puluhan pohon pinus berdiri tegak menghitam habis terbakar.
Hampir delapan kilometer memasuki kawasan cagar alam, jalan tanah merah mulai tertutup alang-alang, jalan mulai mendaki. [...]
Sikundo dan Jejak Perjuangan Tjut Nyak Dhien
Diposkan dalam Dewa Gumay :::, Label Sikundo dan Jejak Perjuangan Cut Nyak Dhien pada Agustus 27, 2008 | 2 Komentar »
Teks Oleh Dewa Gumay & Tisna Nando
Foto Oleh Ari Mulizar
DI ATAS Sungai Meurebo. Dua tali kawat sepanjang 30 meter melintasi arus deras berbatu. Satu sebagai titian, satu lagi dipasang sejajar keatas untuk pegangan. Setiap jarak lima meter, bambu setinggi sepuluh meter diikat ke tali kawat sebagai penopang, ujungnya dibenamkan ke dasar sungai. Inilah jalan menuju [...]
Hutan Hancur, Satwa Liar Turun Gunung
Diposkan dalam Dewa Gumay :::, Label Konflik Satwa-Manusia di Hutan Aceh pada Agustus 25, 2008 | 1 Komentar »
Teks Dewa Gumay ¦ Foto Mahdi Ismail
“Konflik antara satwa dan manusia terjadi masif di pinggiran hutan Aceh, perebutan ruang adalah substansi latar belakang lahirnya konflik. Manusia perlu melihat kembali tata kelola dan ruangnya dengan rasional, jika tidak, catatan konflik akan terus bertambah. Manusialah yang harus berpikir, karena satwa tak mungkin bernegosiasi membatasi wilayah jelajahnya. Konflik [...]


