Teks Oleh Dewa Gumay & Tisna Nando
Foto Oleh Ari Mulizar
DI ATAS Sungai Meurebo. Dua tali kawat sepanjang 30 meter melintasi arus deras berbatu. Satu sebagai titian, satu lagi dipasang sejajar keatas untuk pegangan. Setiap jarak lima meter, bambu setinggi sepuluh meter diikat ke tali kawat sebagai penopang, ujungnya dibenamkan ke dasar sungai. Inilah jalan menuju Desa Sikundo, Kemukiman Lango, Kecamatan Pante Ceremen, Aceh barat. Tempat ini merupakan bagian dari ekosistem kawasan hutan Ulu Masen.
Meniti seutas tali kawat berdiameter dua centimeter, memerlukan keseimbangan tubuh, jika tidak, resikonya akan terjatuh digulung arus deras dan terbentur batu cadas Sungai Meurebo, seperti yang pernah dialami oleh seorang prajurit TNI dimasa konflik. Terjatuh, lalu meninggal.



