Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk Maret, 2007

Oleh: Hidayat | Anggota MPBI (Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia) menetap di Banda Aceh
ADAKAH masyarakat yang tahu berapa harga “sirine donat” yang ada di depan Kantor Gubernur NAD? Mungkin tidak semua orang mengetahuai berapa harganya. Tampaknya lembaga BMG (Badan Meterologi dan Geofisika) kurang transparan untuk bisnis peralatan bencana karena tidak ada satupun media massa yang mengetahuinya. [...]

Untuk mentranslate bahasa

|Jika Sang Imam Menjadi Perambah Hutan|

Oleh : Dewa Gumay   
Ada kejadian yang menarik di Pengadilan Negeri Banda Aceh pada tanggal 21 Maret 2007 lalu, Bupati yang baru saja terpilih pada Pilkada lalu dan seorang Direktur perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Simeulue harus menghadapi jeratan hukum karena telah melakukan perambahan hutan seluas 12.600 hektar, yang menarik dari kasus ini adalah pertama, [...]

Untuk mentranslate bahasa

|Kunjungan Jurnalis|

Oleh: Budi Arianto | Penulis Ujung SumateraHari ini, seorang pegiat media “berkunjung” tak sengaja ke ruang tempat aku sedang belajar bersama tentang CO dengan teman-teman Transparansi International. Tepatnya para pengurus komite masyarakat sadar anggaran, — begitu layaknya yang kami sebut para peserta. Karena mereka adalah orang -orang yang terseleksi dan masih memiliki komidmen yang kuat [...]

Untuk mentranslate bahasa

|Bali: Inspirasi Titik Nol|

Oleh: Budi Arianto | Penulis Ujung SumateraMalam ini, bulan tak lagi utuh, menandakan ramadhan telah melewati setengah jalan. Sunyi dikampungku, tak membuat sepi suasana hati. Ada gelisah menyembul diam-diam. Aku mengenang Bali, menatap bulan dan bau dupa. Mengalirkan energi bathin, meraba imajinasi. Sebentar aku terkapar, memandang bulan menerawang kenangan. Di Bali aku mengosongkan diri, [...]

Untuk mentranslate bahasa

|Vibrant dan Rahasia Kekuatan Menyanyi|

Oleh: Budi Arianto | Penulis di Ujung SumateraBila kita  mengenang saat-saat mengikuti training vibrant, maupun sedang melakukan training dengan vibrant, hal yang jarang sekali ditinggalkan adalah menyanyi. Benarkah demikian? Saya pun tak pernah meninggalkan kesempatan untuk mengajak menyanyi bersama. Pernahkah mencoba mencungkil-cungkil atau mengkaji-kaji kenapa harus menyanyi. Pernahkah kita pertanyakan apa pentingnya menyanyi. Barangkali pernah, [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »